Rabu, 08 Agustus 2012

TUTORIAL KONFIGURASI ROUTER OS DI PC


Karena konfigurasi Router OS di PC ini menggunakan Mikrotik, maka perlu diketahui bahwa Mikrotik adalah salah satu vendor baik hardware dan software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router. Salah satunya adalah Mikrotik Router OS, ini adalah Operating system yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau tools yang disediakan dalam Mikrotik Router Os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.

MikroTik RouterOS™, merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Berikut ini contoh dari mikrotik dalam bentuk Routerboard, dengan tipe RB450 dan RB 750 :
1.      INFRASTRUKTUR ROUTER OS

2.      Copy Winbox  di laptop/PC yang dijadikan sebagai server Seperti gambar dibawah ini.



Connect To : 00:0C:42:72:C2:F7 à MAC Address dari Router OS
Login : admin
Password : dikosongkon (defaultnya)
Kemudian klik CONNECT

3.      Setelah klik CONNECT, kemudian klik Interfaces
Seperti gambar dibawah ini.


Isi parameter-parameter nya.
Name : eth1-INTERNET à Ingat terserah Anda mau menamakan apa.
Klik Apply dan OK.


 4.      Kemudian tambah kan parameter pada ethernet lainnya.
Seperti gambar dibawah ini.

 Isi parameter nya :
Name : eth2-KELOMPOK3
Klik Apply dan OK

5.      Kemudian ethernet 3 tidak perlu disetting Seperti gambar dibawah ini

 Isi parameter nya
Name : ether3
Klik Apply dan OK

6.      Setelah itu tampilan Interfaces nya seperti ini

 7.      Setelah itu lanjutkan dengan konfigurasi Addresses nya
Klik di Addresses, seperti gambar dibawah ini.

 Masukkan parameternya
Address : 192.168.3.1/24 à Sebagai gateway nya
Network : 192.168.3.0
Interface : eth2-LAN KELOMPOK3
Klik Apply dan OK


8.      Setting IP address di laptop/PC kita secara manual/static sesuai dengan address yang dimasukkan didalam Router tadi Seperti gambar dibawah ini.
                                     Pilih Internet Protocol Version4 (TCP/IP), klik OK


9.      Isi parameter nya menggunakan ip static Seperti gambar dibawah ini.


       10.      Setelah dimasukkan IP address yang sesuai klik OK.
   Note : IP add dapat anda isikan sesuai jumlah client anda misalnya saja terdapat 8 client,            maka IP nya dari 192.168.3.2 hingga 192.168.3.9

11.      Selanjutnya, klik IP pilih Firewall Seperti gambar dibawah ini.
     12.      Pilih NAT Sepeti gambar dibawah ini

 13.      Klik tanda “+
Akan tampil Seperti gambar dibawah ini

 14.      Pilih masquerade, Klik Apply dan OK , tujuan digunakan masquerade agar firewall pada network ini berfungsi layaknya seperti topeng, maksud topeng disini yaitu agar trafik dari luar tidak dapat mengenali trafik yang berasal dari interface dalam (yang menggunakan firewall). Sehingga fungsi dari mikrotik dapat dimaksimalkan.

15.      Kemudian lihat NAT Rule

 16.      Isi parameter chain : pilih saja srcnat
         Out Interface : eth1-INTERNET
            Klik Apply dan OK

17.      Selanjutnya setting DNS nya agar bisa saling koneksi ke intenet Seperti gambar dibawah ini.

 18.      lakukan restart pada router dengan cara menekan New Terminal , kemudian
menggetikkan script system reboot, dan tekan Y

19.      Setelah selesai restart lakukan pengecekan dangan cara ping, masuk pada New
terminal ping pada gateway 192.168.3.1, ping pada DNS 113.212.116.34, kalo
terjadi replay brarti router udah OK.

[admin@rt/rw_2] > ping 192.168.3.1
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=60 ms
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=62 ms
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=80 ms
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=77 ms
113.212.116.34 byte ping: ttl=60 time=77 ms
8 packets transmitted, 8 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 60/73.5/80 ms




VoIP Server in UBUNTU 11.10



VoIP adalah teknologi yang memanfaatkan Internet Protocol untuk menyediakan komunikasi suara secara elektronis dan real-time. VoIP mulai dikenal di Indonesia semenjak tahun 2000 dimana saat itu sedang marak-maraknya teknologi internet. Saat itu dikenal dengan fasilitas telepon gratis via internet dengan pengguna internet lainnya. Voice over Internet Protocol (VoIP) melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. Jaringan IP adalah jaringan komunikasi data yang berbasis packet switch. Trafik VoIP dibagi menjadi dua bagian transmisi jaringan yaitu transmisi untuk signaling dan untuk RTP (Realtime Transfer Protocol). Protokol yang digunakan unuk signaling selalu berbasis TCP (Transfer Control Protocol) sedang untuk RTP yang digunakan adalah protocol berbasis UDP (User Datagram Prot))
Asterisk merupakan salah satu software VoIP server. Asterisk adalah sebuah simbol yang merepresentasikan sebuah wildcard dibanyak bahasa komputer. Ini merupakan simbol yang menyatakan bahwa Asterisk dikembangkan untuk memenuhi semua tuntutan aplikasi telephony. Asterisk dikembangkan dalam lingkungan Open Source. Asterisk hadir dengan membawa tawaran feature VoIP yang lebih menarik. Asterisk dapat dioperasikan sebagai SIP Server, IAX Server. Sama seperti Open H.323 Gatekeeper, Asterisk memiiki dukungan yang luas terhadap sistem operasi Linux, BSD, MacOSX dan Windows, namun kebanyakan digunakan dalam Linux karena lebih stabil dan lebih mudah operasinya. Asterisk dapat menyediakan layanan Voicemail berikut direktorinya. Feature lain yang ada adalah Call Conference, Interactive Voice Response (IVR), dan Call Queuing.

Konfigurasi yang dilakukan :
1. Install paket asterisk nya.
    Dengan perintah : #apt-get install asterisk
2. Lakukan konfigurasi sip.conf
    Dengan perintah : #nano  /etc/asterisk/sip.conf

Kemudian isi perintah berikut ini:

[161]
type=friend
context=ovivoip
username=161
secret=161
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[162]
type=friend
context=ovivoip
username=162
secret=162
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[163]
type=friend
context=ovivoip
username=163
secret=163
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[164]
type=friend
context=ovivoip
username=164
secret=164
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[165]
type=friend
context=ovivoip
username=165
secret=165
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[166]
type=friend
context=ovivoip
username=166
secret=166
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[167]
type=friend
context=ovivoip
username=167
secret=167
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[168]
type=friend
context=ovivoip
username=168
secret=168
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all

[169]
type=friend
context=ovivoip
username=169
secret=169
host=dynamic
nat=no
dtmfmode=rfc2833
allow=all



3. Lakukan konfigurasi lagi untuk extension.conf
    Dengan perintah : # nano /etc/asterisk/extensions.conf

Kemudian isi perintah berikut ini:
;add by ovi
[ovivoip]
exten => 161,1,Dial(SIP/161,20)
exten => 161,2,Hangup()

exten => 162,1,Dial(SIP/162,20)
exten => 162,2,Hangup()

exten => 160,1,playback(demo-echotest)
exten => 160,2,Echo
exten => 160,3,playback(demo-echotest)

exten => 163,1,Dial(SIP/163,20)
exten => 163,2,Hangup()

exten => 164,1,Dial(SIP/164,20)
exten => 164,2,Hangup()

exten => 165,1,Dial(SIP/165,20)
exten => 165,2,Hangup()

exten => 166,1,Dial(SIP/166,20)
exten => 166,2,Hangup()

exten => 167,1,Dial(SIP/167,20)
exten => 167,2,Hangup()

exten => 168,1,Dial(SIP/168,20)
exten => 168,2,Hangup()

exten => 169,1,Dial(SIP/169,20)
exten => 169,2,Hangup()


4. Restart  Asterisk
    Dengan perintah : #asterisk -rx “reload”


Keterangan perintah:
·         [181] : adalah context yang menjadi nomer extension untuk melakukan panggilan dan dipanggil.
·         type=friend : adalah tipe standar (untuk dapat melakukan panggilan dan menerima).
·         context=syuhada : adalah nama context yang akan baca pada dial.
·         username=181 : adalah username dari user.
·         secret=181 : adalah password yang digunakan oleh user untuk login.
·         host=dynamic : adalah host yang digunakan oleh user, dynamic berarti account dapat digunakan dari host mana saja.
·         nat=no dimana akses tanpa melewati security nat.

Tropologi kerja:

Berikut mengkonfigurasi X-lite :
Klik tombol segi tiga kebawah, pilih SIP Account Setting... untuk memasukan user
                Klik Add... untuk menambah user account dan password
          Isi Account seperti contoh di bawah ini :
          Display Name :
          User Name : 165
          Password : 165
          Authorization : 165
          Domain : 172.16.30.18
          Proxy : 172.16.30.18
           klik tombol Close
          Tampilan setelah SIP Account di konfigurasi
           Tampilan Register SIP Account telah berhasil register

 X-lite softphone diatas telah diinstal dan dikonfigurasi dengan extension 163 yang sudah teregister pada Domain dan Proxy 172.16.30.18 Konfigurasi yang sama untuk extension 165 yang juga menggunakan X-lite softphone. Setelah keduanya teregister maka dapat dicoba dilakukan panggilan dari extension 163 ke extension 165. Jika konfigurasi softphone dan koneksinya benar, maka kedua client tersebut dapat terhubung dan saling berbicara. Untuk lebih baik dan lebih maksimal dari softphone X-lite ini maka bisa dikonfigurasi pada “ Options ”. Sehingga aplikasi-aplikasi SIP Asterisk-Server pada softphone X-lite seperti music on hold, audio dsn video conference, voicemail, Do not disturb dan lain-lainnya dapat digunakan secara maksimal.

Testing di x-lite
1.call ke echo



Hasil pemanggilan echo.no 160

2.call ke ext lain



Konfingurasi user 165

Hasil Pemanggilan ke ext lainnya dengan no 163